Rabu, 08 Februari 2012

Komitmen


Kalau bukan kata-kata,
lalu apa yang bisa dipegang dari seseorang?

Komitmen.

Nggak kenal laki-laki atau perempuan,
harusnya komit dengan apa yang telah disepakati sebelumnya.
Kalau nggak berani komit
ya jangan bilang apa-apa
apalagi membuat kesepakatan.
Logikanya kan gitu..

Nah,
kalau sudah membuat kesepakatan,
atau dalam proses pembuatan kesepakatan,
harusnya komit untuk menjalankan kesepakatan itu, dong..
Kalau dirasa nggak sanggup,
atau belum siap,
ya bilang saja
dan jangan buat kesepakatan dulu
apalagi sebagai pihak yang mengajak.

Siapin diri dulu sebelum komitmen.

Komitmen di sini nggak melulu tentang hal-hal besar
Seperti pernikahan..
Tapi dari hal-hal kecil.

Ketika sudah bilang iya
untuk jemput adek misalnya
ya harus komit.
Jemput adek.

Ketika setuju untuk membeli mie di warung
ya harus komit.
Beli mie di warung.

Nah, kalau udah setuju untuk ketemu,
ya harus komit.
Ketemu.
Bukan malah membatalkan karena ada komitmen lain yang dibuat belakangan.
Harusnya kan pake urutan:
Komitmen mana dulu yang dibuat ya itu yang dijalani.
Gitu, kan?



Tidak ada komentar:

Posting Komentar